Feeds:
Pos
Komentar

Mau bunuh diri

Setelah 2 minggu mencoba ngeblog wordpress, saya akhirnya memutuskan utk bunuh diri (a.k.a menutup blog ini). Bukan krn gak suka ngeblog, tp krn ternyata menulis di blog menghabiskan waktu cukup banyak ya. Tapi saya mau tetep ngeblog. Ngeblog tanpa kata2. Berkomentar, berkarya, menyindir dan mengkritik dalam gambar di blog ini: 

http://komikdekisugi.wordpress.com

 

Yup, tetap di wordpress. I love wordpress interface. Jadi silakan utk liat2 komik saya di sana. Ditunggu komentarna ya, walaupun judul blognya (no comment). Nuhun pisan buat yg udah baca2 tulisan gak genah saya di sini, dan udah ngasih komentar.

Udah tahu kan iklan2 konyol Mac dng slogan “I’m a PC and I’m a Mac”? Wah kalo belom tahu, silakan deh nonton dulu di: website apple ini.

Ada parodinya yg lucu: “I’m Barack and I’m a PC”. :-) Lucu deh.

Barrack and Hillary Clinton

Duh, kenapa ya humor melulu deh mood postinganku kali ini. Pasti ini gara2 baca tulisannya si cengek.

Planet EGP

Iseng2 ah nyobain comic strip blog. Nyari ide gak ketemu, yah yg lagi hangat aja deh akhir minggu yg lalu.

Liputan striptaintment blogosphere

(silakan klik di sini buat liat versi aslinya)

Thank you buat ck yg ngasih tahu tempat bikin komik yg asik.

Dulu waktu saya mulai meriset, saya kepengen sekali punya satu software yg bisa menyimpan catatan saya secara elektronik. Saya sering baca sana-sini, tapi kalo saya tulis di kertas orat-aret, seringkali saya lupa dan tergeletak entah dimana2. Saya cari software dgn syarat: (1) bisa menulis rumus matematika a la LaTeX, (2) bisa menyimpan link2 dgn mudah ke catatan2 saya yg lain dan (3) bisa saya mengakses dan mengeditnya dgn mudah dari mana saja (kalo bisa sih cukup dgn menggunakan internet browser).

Empat tahun saya coba semua cara utk menyimpan catatan2 saya secara elektronik. Pertama saya coba pasang mediawiki di server kantor, tapi lama2 susah juga mengaksesnya dan payahnya kalo mau bikin rumus matematika. Harus ada konversi ke PNG utk setiap simbol dan rumus matematika sehingga gak praktis.

Lalu saya coba bbrp software kecil utk menulis jurnal. Gak puas juga krn software tsb. biasanya menyimpan seluruh jurnal dlm satu file atau database khusus sehingga gak kompatibel utk digunakan dimana2. Lagi2 juga soal ketidakmampuan menulis rumus matematika. Akhirnya saya putuskan utk menulis catatan2 saya dgn LaTeX shg saya punya kumpulan arsip2 PDF. Tapi tetap gak praktis juga krn kita gak bisa bikin link ke dokumen PDF yg lain. Lagian juga agak ribet kalo utk menulis catatan kecil hrs bikin dokumen LaTeX.

Baru2 ini saya menemukan suatu software yg sangat canggih dan yg terpenting free. Software atau lebih tepatnya file ajaib ini mampu memenuhi semua syarat2 di atas. Dan yg penting adalah kita gak butuh menginstall apa pun di komputer kita. Cukup buka file ajaib tersebut menggunakan browser apa pun, kita bisa edit catatan, buat link, masukin gambar, link gambar, link ke website, bikin tulisan matematik pake format LaTeX asli!, dll. Lanjut Baca »

Membuat anda tersenyum

Blogosphere Indonesia lagi panas nih. Gak ah, saya gak mo mancing2 di air yg udah hitam legam, spt mancing di Ciliwung. Paling dapetnya sampah lagi. Bau. Blogosphere Indonesia sudah spt ciliwung yg banyak sampahnya. ;-) Hari Senin itu mustinya diisi dgn semangat yg fresh krn baru menghabiskan weekend yg ceria bersama anak & istri/suami, bukan dgn emosi.

Saya ingin mengajak anda semua tersenyum dgn suatu permainan flash yg sangat lucu tapi kreatif. Sudah pernah mencoba flash game GROW yg dibuat oleh seorang remaja dr Jepang?

Ide tema permainannya sangat sederhana. Ada bbrp objek pilihan yg jika diletakkan di areal permainan, objek2 tersebut akan tumbuh berkembang (sesuai dgn judulnya: grow). Objek2 tsb. akan berinteraksi sendiri dan berkembang sendiri. Anda tidak perlu menekan tombol apapun. Yg anda lakukan hanyalah memilih dgn menekan tombol mouse di objek yg akan diletakkan.

Uniknya adalah pemilihan urutan objek yg anda pilih akan menentukan hasil akhir. Jika semua objek2 tersebut di hasil akhir memiliki nilai maksimum, maka anda berhasil. Gampang kan? Anda akan tersenyum melihat objek2 tsb. berinteraksi satu sama yg lain dan menghasilkan bentuk2 lucu dan diluarsangkaan.

Lanjut Baca »

(sorry ya kali ini saya nulis pake bhs london, krn topik ybs memakai bhs inggris ini)

When you criticize somebody, always make a point on his/her works and never attack their personalities. This is how you hold a healthy debate. Anywhere. At schools, at a political campaign, at a conference, even at a blog although that’s the place you can dump trashes from your brain in one direction. It feels me sick if somebody is attacking other people in a blog, but (s)he does not refer to the content of what the other people wrote.

Actually nobody minds if there is no exposure about such a personal attack blog post. However, in a blog post written supposedly about “blogger Indonesia of a week”, aggregated in blog-indonesia.com and who-knows-other aggregators, instead of reviewing the blogger, the author bashed other anonymous bloggers because they are such a coward not to reveal their true identity. (The author has been actively advocating something about credibility of an anonymous blogger in other posts, but I don’t read them because they are just baseless personal analysis.)

In the media of anonymities you can’t judge the person because (s)he had made a choice to be an anonymous. Do you know who’s the TIME’s 2006 Man of the Year? It’s you, the anonymous person who has shaped the world through anonymous writings, posting, uploads in Wikipedia, YouTube, MySpace and of course millions of blogs. Anonymities have made the great world we are living in.

So here’s my tip: always criticize the content and do not attack a person. In Wikipedia, where I’ve spent almost one year of writings under my other pseudonym, there is a jargon of no personal attacks when dealing with disputes. Discuss the content, not the person. That works very well and has solved a lot of controversial writtings and issues in Wikipedia.

And for onymous writers, sorry, you’re not the man of the year yet. ;-)

Peribahasa kuno ya, klise, tapi coba kalo betul2 dipraktekkan, pasti berhasil. Selemah apapun kita kalau kita bergotong royong dlm memecahkan suatu masalah, insya Allah pasti menjadi mudah. Hal ini juga berlaku di alam rimba.

Hukum rimba, yaitu siapa yg kuat dia yg berkuasa, ternyata gak selalu betul 100% tuh. Tahu kan siapa si raja hutan? Singaaaa !! (kayak anak SD aja) :-) Nah gimana kalo ternyata singa kalah ama banteng? Hah yg bener? Yup dan ini betulan lo bukan soal politik PDI-P, hehehe.

Saya punya link video yg sangat bagus dan betul2 unik. Kejadiannya waktu ada grup safari di Afrika. Kalo yg belum pernah lihat, silakan deh jgn ketinggalan sama minimal 25 juta orang yg pernah melihat video ini (statistik terakhir yg saya lihat di YouTube).

Lanjut Baca »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.